Lapak Banyuwangi adalah situs jual-beli online barang baru & bekas dan pasang iklan baris GRATIS untuk warga Banyuwangi dalam mempromosikan usahanya.
Beranda » » 2018, Banyuwangi Akan Rekrut 750 PNS Baru Dengan Seleksi Ketat

2018, Banyuwangi Akan Rekrut 750 PNS Baru Dengan Seleksi Ketat

Ditulis pada: 19 Februari 2018 | Kategori:

Pemkab Banyuwangi tahun 2018 ini akan merekrut 750 pegawai negeri sipil (PNS) baru. Usulan pengadaan PNS ini telah diajukan kepada pemerintah pusat. Pengajuan ini mengakomodir kebutuhan tenaga di lingkungan pemkab Banyuwangi yang terus berkurang karena pensiun.

Banyuwangi akan rekrut 750 PNS Baru

Banyuwangi akan merekrut 750 PNS baru untuk mengisi formasi PNS yang pensiun atau meninggal dunia.

Hal ini disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat memperingati Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (19/2).

Saat ini, Pemkab Banyuwangi sedang mengusulkan rekrutmen PNS baru tersebut kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Kami sedang mengusulkan rekrutmen 750 PNS baru. Tapi penjaringannya sistem gugur, sangat ketat, tes di dalam, nilai langsung keluar,” ujarnya seperti dilansir portal Banyuwangi.merdeka.com.

Menurut Anas, pengajuan ini sesuai dengan kebutuhan pemkab, di mana setiap tahun ratusan PNS pensiun. Tahun 2017 ada 554 PNS pensiun, sedangkan tahun ini tercatat ada 504 PNS yang akan pensiun pada 2018.

“Kalau di rata-rata, tiap bulan ada lebih dari 40 PNS yang pensiun. Terakhir kita melakukan rekrutmen CPNS pada tahun 2013, sehingga wajar bila tahun ini kita mengajukan usulan ke pusat,” jelas Anas.

Badan Kepegawaian dan Diklat mencatat, idealnya, Banyuwangi masih membutuhkan hingga 3.377 PNS sesuai pengurangan PNS yang pensiun, meninggal dunia dan mengundurkan diri.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat(BKD)Banyuwangi, Sih Wahyudi,  jumlah personel PNS yang ada di Banyuwangi sendiri sampai dengan per 12 Februari 2018, jumlahnya tinggal 10.856 personel. Yang terbagi atas 6.384 PNS adalah guru dan 4.472 adalah non guru.

Lebih jauh dikatakan Anas, formasi CPNS yang diajukan pada tahun ini adalah dari kalangan tenaga pendidikan, kesehatan dan fungsional umum. Dari ketiga bidang ini, yang paling banyak formasi yang diajukan adalah guru, khususnya sekolah dasar. Ini karena yang paling banyak pensiun guru SD. Sedangkan di bidang kesehatan, yang dibutuhkan tenaga dokter umum, dokter spesialis, dan perawat.

“Pemkab tidak hanya membutuhkan lulusan sarjana, namun juga lulusan sekolah vokasi, mulai lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga lulusan diploma. Karena kita sebenarnya juga butuh tenaga-tenaga trampil siap pakai dari lulusan vokasi tersebut dengan kualifikasi tertentu,” kata dia.

Anas mengatakan, kinerja PNS ke depan harus lebih berkualitas dengan persyaratan dan sistem tes penjaringan yang ketat. Sementara tes akan dilaksanakan dengan basis digital, penilaian langsung bisa keluar setelah tes usai. Masyarakat juga bisa langsung memantau hasilnya.

“Jadi ini sistemnya online, nilai langsung keluar, dan masyarakat bisa langsung memantau. Ini kami lakukan agar kualitas PNS ke depan bisa berkualitas,” katanya.

Selain itu, sistem tes berbasis online juga memastikan tidak ada lagi praktik nepotisme dalam penjaringan PNS. “Ini kami lakukan agar kualitas PNS ke depan bisa berkualitas. Jadi lebih sulit, tidak ada lagi istilah nitip nitip datang ke bupati, dinas-dinas. Biasanya kalau ada rekrutmen PNS begitu,” jelasnya.

Sedangkan untuk persyaratan dasar, Banyuwangi selalu menerapkan standar calon pelamar dari lulusan Strata 1 (S1) minimal harus memiliki Indek Prestasi Komulatif (IPK) minimal 3,0-3,5, sesuai akreditasi lembaga pendidikannya.

2018, Banyuwangi Akan Rekrut 750 PNS Baru Dengan Seleksi Ketat | LAPAK BANYUWANGI – IKLAN BARIS GRATIS LARE OSING

Tags: Pemerintahan

Belum ada Komentar untuk 2018, Banyuwangi Akan Rekrut 750 PNS Baru Dengan Seleksi Ketat

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

r Info
Banyuwangi akan rekrut 750 PNS Baru

2018, Banyuwangi Akan Rekrut 750 PNS Baru Dengan Seleksi Ketat

P 19 Februari 2018 ,

Pemkab Banyuwangi tahun 2018 ini akan merekrut 750 pegawai negeri sipil (PNS) baru. Usulan pengadaan PNS ini telah diajukan kepada pemerintah pusat. Pengajuan ini mengakomodir kebutuhan tenaga di lingkungan pemkab Banyuwangi yang terus berkurang karena pensiun. Hal ini disampaikan Bupati... Selengkapnya)

Bandara Banyuwangi

Jadwal Penerbangan Ke Banyuwangi

P 17 Februari 2018 ,

Saat ini penerbangan langsung ke Bandara Banyuwangi yang berkode BWX dapat ditempuh melalui dua kota, yaitu Surabaya dan Jakarta. Setiap hari Maskapai penerbangan yang melayani rute ke Banyuwangi adalah Wings Air, Garuda Indonesia, NAM Air, dan Citilink. Berikut jadwal penerbangan... Selengkapnya)

SAKIP Banyuwangi

Akuntabilitas Kinerja Kabupaten Banyuwangi Terbaik Se Indonesia

P 1 Februari 2018 ,

Akuntabilitas kinerja Kabupaten Banyuwangi kembali meraih nilai A. Kemenpan-RB menetapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Banyuwangi tahun 2017 sebagai yang terbaik dengan nilai A. Ini berarti Banyuwangi menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendapat nilai A... Selengkapnya)

Dana Rakca

Leadership Award Untuk Bupati Banyuwangi Azwar Anas

P 20 Desember 2017 , Tak Berkategori

Lagi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dianugerahi penghargaan. Kali ini berupa anugerah Leadership Award dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, yang diserahkan di Jakarta, Senin malam (18/12/2017). Leadership Award diberikan Kemendagri kepada kepala daerah berprestasi dengan tujuh indikator yang dinilai... Selengkapnya)

Penerima Beasiswa Banyuwangi Cerdas Bisa Masuk Universitas Brawijaya

P 20 Desember 2017 ,

Kabar gembira bagi calon mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas. Kini mereka bisa masuk Universitas Brawijaya Malang. Hal ini terjadi dengan akan direalisasikannya kerjasama bidang pendidikan antara Universitas Brawijaya dengan Pemkab Banyuwangi. Bentuk kerja sama itu antara lain untuk penerimaan mahasiswa... Selengkapnya)