Lapak Banyuwangi adalah situs jual-beli online barang baru & bekas dan pasang iklan baris GRATIS untuk warga Banyuwangi dalam mempromosikan usahanya.
Beranda » » Akuntabilitas Kinerja Kabupaten Banyuwangi Terbaik Se Indonesia

Akuntabilitas Kinerja Kabupaten Banyuwangi Terbaik Se Indonesia

Ditulis pada: 1 Februari 2018 | Kategori:

Akuntabilitas kinerja Kabupaten Banyuwangi kembali meraih nilai A. Kemenpan-RB menetapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Banyuwangi tahun 2017 sebagai yang terbaik dengan nilai A. Ini berarti Banyuwangi menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendapat nilai A untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) selama dua tahun berturut, setelah tahun lalu juga meraih nilai yang sama.

SAKIP Banyuwangi
Kemenpan-RB menetapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Banyuwangi tahun 2017 sebagai yang terbaik dengan nilai A. Ini tahun kedua secara berturut-turut Banyuwangi diganjar nilai A.
Ini sekaligus menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menyabet nilai A.

Penyerahan hasil evaluasi SAKIP tersebut diserahkan Menteri PAN-RB Asman Abnur kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Bali, Rabu (31/1).

“Selamat untuk Banyuwangi. Kami menilai Banyuwangi memang mampu berubah. Jadi akuntabilitas bukan sekadar administratif, tapi ada dampaknya ke masyarakat, yaitu peningkatan ekonomi. Karena dalam SAKIP ini kita ukur outcomes-nya, bukan cuma tertib administrasi saja,” kata Asman Abnur.

Untuk diketahui, SAKIP adalah sistem yang mengintegrasikan perencanaan pembangunan, penganggaran, hingga pelaporan kinerja. Sistem ini juga menyangkut soal akuntabilitas pengelolaan anggaran.

Bupati Azwar Anas berterima kasih kepada Kemenpan-RB atas penilaian positif terhadap kinerja akuntabilitas Banyuwangi.

Anas menambahkan, kini paradigma penyelenggaraan pemerintahan harus digeser. “Dari prinsip good governance semata, dari pelaporan administratif semata, menjadi pemerintahan yang berdampak ke publik,” ujarnya.

Menurut Anas, tidak bisa lagi program pembangunan digarap seperti terdahulu yang cuma membagi program merata ke dinas/badan. Harus dilakukan adalah menetapkan tujuan terlebih dahulu yang kemudian diterjemahkan ke program turunan.

“Utama itu tujuan. Kita mau apa sih ke depan untuk menjawab masalah di lapangan, outcomes-nya apa? Lalu susun indikator-indikatornya, dari situ baru bikin program. Jadi urut-urutannya seperti itu sehingga program menjadi jelas dan berbasis kebutuhan publik,” kata dia.

Dengan desain seperti itu, maka pengelolaan anggaran berubah dari sekadar alokasi tahunan rutin ke dinas/badan menjadi terintegrasi dengan perencanaan, kebutuhan masyarakat dan indikator kinerja.

“Belanja pemerintah ini perlu diefektifkan karena sangat terbatas dibanding seluruh kebutuhan publik. Maka pilih yang paling berdampak ke masyarakat,” ujar Anas.

Karena itu, pengelolaan anggaran di Banyuwangi tidak lagi menggunakan paradigma pada berapa anggaran yang disiapkan dan diserap, tapi seberapa besar kinerja yang dihasilkan.

Ia mencontohkan program pengembangan wisata dengan penataan Pantai Watudodol di utara Banyuwangi.

“Tujuannya jelas bikin pusat pertumbuhan ekonomi baru di utara yang dekat pelabuhan penyeberangan ke Bali yang memang ada problem kemiskinan. Kita ingin cegat arus wisatawan ke Bali yang puluhan juta setahun untuk mampir di sana, belanja menguntungkan masyarakat,” jelasnya.

Contoh lain di bidang pertanian yang fokus peningkatan produksi. Berbagai program bisa membuat produksi gabah kering Banyuwangi 2017 mencapai 817.512 ton setara beras 512.907 ton. Adapun kebutuhan beras konsumsi warga hanya 152.267 ton sehingga surplus 360.640 ton.

Pencapaian SAKIP Kabupaten Banyuwangi pantas menjadi cerminan daerah lain, karena mampu menunjukkan kinerja yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Pada tahun 2015 SAKIP Pemkab Banyuwangi masih mendapat predikat B dengan nilai 65,41. Dengan nilai tersebut SAKIP Banyuwangi terbaik di Jatim. Nilai tersebut jauh melampaui nilai rata-rata Jatim pada periode yang sama dinilai sebesar 53,21.

Ketika itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menargetkan tahun berikutnya bisa meraih predikat A. Hasilnya, pada tahun 2016 SAKIP Kabupaten Banyuwangi tahun ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi sebagai yang terbaik dengan nilai A.

Bukan hanya itu, Kabupaten Banyuwangi merupakan satu-satunya sekaligus kabupaten pertama di Indonesia yang nilai SAKIP-nya berhasil meraih nilai A. Dan prestasi ini berhasil dipertahankan tahun ini.

Salah satu kunci penting keberhasilan Banyuwangi meraih prestasi memuaskan tersebut adalah komitmen pimpinan daerah yang sangat tinggi dan konsisten terhadap dokumen perencanaan sampai pertanggungjawaban pembangunan.

Selain itu juga ditopang oleh kebersamaan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Seperti yang sering disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi, Slamet Kariyono, bekerja itu harus, mempertanggungjawabkan hasil kerja itu wajib.

#sakipbanyuwangi

Akuntabilitas Kinerja Kabupaten Banyuwangi Terbaik Se Indonesia | LAPAK BANYUWANGI – IKLAN BARIS GRATIS LARE OSING

Tags: Pemerintahan

Belum ada Komentar untuk Akuntabilitas Kinerja Kabupaten Banyuwangi Terbaik Se Indonesia

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

r Info
Banyuwangi akan rekrut 750 PNS Baru

2018, Banyuwangi Akan Rekrut 750 PNS Baru Dengan Seleksi Ketat

P 19 Februari 2018 ,

Pemkab Banyuwangi tahun 2018 ini akan merekrut 750 pegawai negeri sipil (PNS) baru. Usulan pengadaan PNS ini telah diajukan kepada pemerintah pusat. Pengajuan ini mengakomodir kebutuhan tenaga di lingkungan pemkab Banyuwangi yang terus berkurang karena pensiun. Hal ini disampaikan Bupati... Selengkapnya)

Bandara Banyuwangi

Jadwal Penerbangan Ke Banyuwangi

P 17 Februari 2018 ,

Saat ini penerbangan langsung ke Bandara Banyuwangi yang berkode BWX dapat ditempuh melalui dua kota, yaitu Surabaya dan Jakarta. Setiap hari Maskapai penerbangan yang melayani rute ke Banyuwangi adalah Wings Air, Garuda Indonesia, NAM Air, dan Citilink. Berikut jadwal penerbangan... Selengkapnya)

SAKIP Banyuwangi

Akuntabilitas Kinerja Kabupaten Banyuwangi Terbaik Se Indonesia

P 1 Februari 2018 ,

Akuntabilitas kinerja Kabupaten Banyuwangi kembali meraih nilai A. Kemenpan-RB menetapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Banyuwangi tahun 2017 sebagai yang terbaik dengan nilai A. Ini berarti Banyuwangi menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendapat nilai A... Selengkapnya)

Dana Rakca

Leadership Award Untuk Bupati Banyuwangi Azwar Anas

P 20 Desember 2017 , Tak Berkategori

Lagi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dianugerahi penghargaan. Kali ini berupa anugerah Leadership Award dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, yang diserahkan di Jakarta, Senin malam (18/12/2017). Leadership Award diberikan Kemendagri kepada kepala daerah berprestasi dengan tujuh indikator yang dinilai... Selengkapnya)

Penerima Beasiswa Banyuwangi Cerdas Bisa Masuk Universitas Brawijaya

P 20 Desember 2017 ,

Kabar gembira bagi calon mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas. Kini mereka bisa masuk Universitas Brawijaya Malang. Hal ini terjadi dengan akan direalisasikannya kerjasama bidang pendidikan antara Universitas Brawijaya dengan Pemkab Banyuwangi. Bentuk kerja sama itu antara lain untuk penerimaan mahasiswa... Selengkapnya)