Lapak Banyuwangi adalah situs jual-beli online barang baru & bekas dan pasang iklan baris GRATIS untuk warga Banyuwangi dalam mempromosikan usahanya.
Beranda » » Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Kawasan Industri Film Nasional

Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Kawasan Industri Film Nasional

Ditulis pada: 26 Oktober 2017 | Kategori:

Jika berjalan mulus, tak lama lagi Banyuwangi menjadi kawasan industri film nasional. Adalah Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjajaki kemungkinan dikembangkannya Banyuwangi sebagai kawasan industri film nasional. Hal ini mengingat sampai saat ini Indonesia belum memiliki kawasan industri perfilman seperti halnya Bollywood di India atau Hollywood di Amerika Serikat.

Studio Pinewood, kawasan industri film Malaysia.

“Pemerintah ingin mengembangkan kawasan yang dikenal sebagai industri perfilman, dan Banyuwangi kami lihat punya potensi untuk itu,” ujar Kepala Bidang Perijinan dan Pengendalian Film, Pusbang Film, M. Kholid Fathoni, kepada sejumlah wartawan, usai pertemuan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (23/10/2017).

Di kabupaten ujung timur Jawa itu, beberapa pembuatan film dan iklan televisi yang melibatkan warga asing memang sudah mulai kerap dilakukan, di antaranya sebuah produk kosmetik yang melibatkan bintang Korea.

Kholid mengatakan, Banyuwangi punya potensi alam untuk dijadikan lokasi syuting film. Selain itu, pemerintah daerahnya cukup giat dan kooperatif dalam mendorong kegiatan kreatif seperti pembuatan film.

“Di sini ada gunung, pantai, perkebunan, dan kebutuhan landscape perfilman lainnya. Tapi yang terpenting adalah kooperatifnya pemerintah daerah. Kami melihat Banyuwangi pemerintahanya sangat kooperatif akan hal-hal yang baru,” jelas Kholid.

Letak Banyuwangi yang jauh dari pusat pemerintahan seperti Jakarta atau Surabaya bukan halangan. Karena kawasan industri film Pinewood, Malaysia pun lokasinya di Nusajaya, Johor, bukan di Kuala Lumpur sebagai ibu kota Malaysia. Apalagi saat ini sudah ada penerbangan langsung 6 kali sehari dari Jakarta dan Surabaya

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mendukung rencana dijadikannya Banyuwangi sebagai kawasan industri film nasional. Menurut Anas, selama ini Banyuwangi terus mengembangkan upaya kreatif anak-anak muda Banyuwangi di dunia perfilman.

“Kami rutin menggelar lomba video kreatif bagi anak-anak muda Banyuwangi. Selain itu, kami bersama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong bergeraknya sektor ekonomi kreatif Banyuwangi dengan terlibat dalam beberapa program,” kata Anas.

Bahkan Bekraf memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah kreatif yang dipromosikan sebagai lokasi syuting pada Festival Film Cannes 2017, 17-28 Mei lalu, di Cannes, Perancis. (Detik.com)

Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Kawasan Industri Film Nasional | LAPAK BANYUWANGI – IKLAN BARIS GRATIS LARE OSING

Tags: Seni

Belum ada Komentar untuk Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Kawasan Industri Film Nasional

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

r Info
Banyuwangi akan rekrut 750 PNS Baru

2018, Banyuwangi Akan Rekrut 750 PNS Baru Dengan Seleksi Ketat

P 19 Februari 2018 ,

Pemkab Banyuwangi tahun 2018 ini akan merekrut 750 pegawai negeri sipil (PNS) baru. Usulan pengadaan PNS ini telah diajukan kepada pemerintah pusat. Pengajuan ini mengakomodir kebutuhan tenaga di lingkungan pemkab Banyuwangi yang terus berkurang karena pensiun. Hal ini disampaikan Bupati... Selengkapnya)

Bandara Banyuwangi

Jadwal Penerbangan Ke Banyuwangi

P 17 Februari 2018 ,

Saat ini penerbangan langsung ke Bandara Banyuwangi yang berkode BWX dapat ditempuh melalui dua kota, yaitu Surabaya dan Jakarta. Setiap hari Maskapai penerbangan yang melayani rute ke Banyuwangi adalah Wings Air, Garuda Indonesia, NAM Air, dan Citilink. Berikut jadwal penerbangan... Selengkapnya)

SAKIP Banyuwangi

Akuntabilitas Kinerja Kabupaten Banyuwangi Terbaik Se Indonesia

P 1 Februari 2018 ,

Akuntabilitas kinerja Kabupaten Banyuwangi kembali meraih nilai A. Kemenpan-RB menetapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Banyuwangi tahun 2017 sebagai yang terbaik dengan nilai A. Ini berarti Banyuwangi menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendapat nilai A... Selengkapnya)

Dana Rakca

Leadership Award Untuk Bupati Banyuwangi Azwar Anas

P 20 Desember 2017 , Tak Berkategori

Lagi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dianugerahi penghargaan. Kali ini berupa anugerah Leadership Award dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, yang diserahkan di Jakarta, Senin malam (18/12/2017). Leadership Award diberikan Kemendagri kepada kepala daerah berprestasi dengan tujuh indikator yang dinilai... Selengkapnya)

Penerima Beasiswa Banyuwangi Cerdas Bisa Masuk Universitas Brawijaya

P 20 Desember 2017 ,

Kabar gembira bagi calon mahasiswa penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas. Kini mereka bisa masuk Universitas Brawijaya Malang. Hal ini terjadi dengan akan direalisasikannya kerjasama bidang pendidikan antara Universitas Brawijaya dengan Pemkab Banyuwangi. Bentuk kerja sama itu antara lain untuk penerimaan mahasiswa... Selengkapnya)